Harga Cabai dan Bawang Turun, September Diprediksi Deflasi 0,02%
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 08:33 WIB
Pergerakan harga yang cenderung datar didorong oleh kecenderungan deflasi dari komponen barang bergejolak seperti cabai dan bawang. Foto/Dok SINDOnews/Yulianto
JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan September 2021 diperkirakan turun sehingga terjadi deflasi 0,02% secara bulanan (month-on-month/mom) atau setara dengan 1,64% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pergerakan harga yang cenderung datar didorong oleh kecenderungan deflasi dari komponen barang bergejolak, sementara komponen barang yang diatur pemerintah cenderung bergerak meningkat.
Baca juga: Jelang Rilis Inflasi, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
"Deflasi dari komponen harga bergejolak disebabkan oleh turunnya berbagai harga pangan domestik, mulai dari cabai rawit (-14,9% mom), bawang merah (-11,2% mom), dan telur ayam (-6,7% mom)," kata Josua di Jakarta, Jumat (1/10/2021). "Untuk inflasi inti diperkirakan melambat menjadi 1,27% yoy dibanding bulan sebelumnya," imbuhnya.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pergerakan harga yang cenderung datar didorong oleh kecenderungan deflasi dari komponen barang bergejolak, sementara komponen barang yang diatur pemerintah cenderung bergerak meningkat.
Baca juga: Jelang Rilis Inflasi, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
"Deflasi dari komponen harga bergejolak disebabkan oleh turunnya berbagai harga pangan domestik, mulai dari cabai rawit (-14,9% mom), bawang merah (-11,2% mom), dan telur ayam (-6,7% mom)," kata Josua di Jakarta, Jumat (1/10/2021). "Untuk inflasi inti diperkirakan melambat menjadi 1,27% yoy dibanding bulan sebelumnya," imbuhnya.
Lihat Juga :