Begini Tahapan Buyback Gas di Proyek Strategis Nasional JTB

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 06:02 WIB
Pengertian Buyback Gas dalam tonggak pencapaian tahapan ini adalah mengambil gas bersih yang dibeli dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam kapasitas jumlah yang sangat kecil, untuk kemudian dialirkan sebagai starting power Boiler dan Gas Turbin Generator (GTG).

Boiler merupakan alat untuk mengubah air menjadi uap melalui pemanasan, di mana uap air tersebut bisa diatur seberapa kuat tekanannya sehingga bisa digunakan sebagai tenaga gerak. Sedangkan Gas Turbin Generator (GTG) adalah sebuah mesin generator di mana turbin atau pemutar mesinnya itu digerakkan oleh gas bersih yang dibeli dari Pertagas tersebut.

Jika aliran gas sudah mampu menggerakkan boiler dan GTG, gas ini digunakan sebagai power untuk menggerakan motor-motor besar, yang satu di antaranya menunjang proses chemical cleaning. Proses ini merupakan bagian yang fokus kegiatannya bertumpu untuk membersihkan tower-tower, yaitu Absorber dan Selexol Regenerator.

“Tower-tower itu semua harus dibersihkan dengan chemical yang motor penggeraknya disuplai listrik dari GTG,” ungkap Deputi Project Manager GPF-JTB Gito Waluyo.

Sebelum dilakukan Chemical Cleaning, steam yang dihasilkan dari Boiler berfungsi untuk membersihkan pipa-pipa jalur gas yang menggunakan steam bertekanan melalui steam blowing.

Baca juga: Milenial Semakin Berat Miliki Rumah

Setelah bersih, dilakukan adaptasi atau penyesuaian, baru kemudian GTG ini digunakan untuk supply power sewaktu chemical cleaning. “Jadi milestone (tonggak pencapaian) dari Buyback Gas ini adalah untuk chemical cleaning,” beber Gito.

Jika proses chemical cleaning sudah selesai semua, berarti GPF JTB sudah siap dioperasikan, terutama setelah seluruh pipa ini dibersihkan dengan menggunakan flushing dan blowing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!