Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Kamis, 07 Oktober 2021 - 11:21 WIB
Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2021 tercatat sebesar USD146,9 miliar atau setara Rp2.092 Triliun. Foto/Dok
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa (Cadev) Indonesia pada akhir September 2021 tercatat sebesar USD146,9 miliar atau setara Rp2.092 Triliun dengan asumsi kurs Rp14.247 per dolar AS. Raihan itu meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2021 sebesar USD144,8 miliar
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ditambah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Erwin di Jakarta, Kamis (7/10/2021).
Baca Juga: Meningkat, Cadangan Devisa RI Tembus USD144,8 Miliar
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ditambah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Erwin di Jakarta, Kamis (7/10/2021).
Baca Juga: Meningkat, Cadangan Devisa RI Tembus USD144,8 Miliar
Lihat Juga :