Hemat Devisa USD14 M per Tahun, RI Uber Target Produksi Minyak 1 Juta BOPD

Kamis, 07 Oktober 2021 - 13:17 WIB
Dengan tercapainya target produksi minyak 1 juta BOPD akan menekan impor minyak dari 1,1 juta BOPD menjadi 324.000 BOPD. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah optimistis dapat mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) melalui berbagai upaya dengan tetap mengedepankan keselamatan di sektor minyak dan gas (migas).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Aridji menyatakan, saat ini konsumsi minyak Indonesia lebih besar dibandingkan produksinya. Sedangkan untuk gas, kondisinya lebih baik dengan surplus produksi serta cadangan yang lebih besar.



"Dengan tercapainya target produksi minyak 1 juta BOPD akan menekan impor minyak dari 1,1 juta BOPD menjadi 324.000 BOPD dan penghematan devisa dari 2021 hingga 2040 sebesar USD14,1 miliar per tahun," ujarnya dikutip dari laman resmi Ditjen Migas, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Pernyataan Putin Bikin Harga Minyak Mereda Sejenak

Dia melanjutkan, Ditjen Migas bersama SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah mengidentifikasi profil produksi yang direncanakan dari masing-masing KKKS dan diketahui bahwa pada tahun 2030 total produksi minyak sekitar 1 juta BOPD.

"Tim dari Ditjen Migas sudah mengkonfirmasi ke KKKS dan menghasilkan profil tidak jauh dari 1 juta BOPD. Kemudian SKK Migas menambahkan menjadi 1 juta BOPD," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!