Catat! Mulai 26 Oktober Beli Tiket Kereta Wajib Pakai NIK
Selasa, 19 Oktober 2021 - 17:30 WIB
Calon penumpang kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Foto/Dok Antara
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia atau KAI mewajibkan calon penumpang kereta api (KA) jarak jauh keberangkatan mulai 26 Oktober 2021 untuk menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, aturan tersebut berlaku bagi penumpang dewasa maupun anak-anak. Sedangkan bagi Warga Negara Asing (WNA) wajib menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor.
"Ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik sesuai dengan Perpres Nomor 83 Tahun 2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Jadi Isu Publik, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diaudit
Aturan penggunaan NIK dan paspor ini juga berguna untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan. Pasalnya, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. Dengan demikian, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding.
Bagi pelanggan yang sudah terdaftar pada program Membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK, maka pelanggan tersebut diminta untuk segera melakukan update data akunnya.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, aturan tersebut berlaku bagi penumpang dewasa maupun anak-anak. Sedangkan bagi Warga Negara Asing (WNA) wajib menggunakan nomor identitas yang ada pada paspor.
"Ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam upaya penggunaan NIK pada semua sektor layanan publik sesuai dengan Perpres Nomor 83 Tahun 2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan atau Nomor Pokok Wajib Pajak Dalam Pelayanan Publik,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Baca juga: Jadi Isu Publik, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diaudit
Aturan penggunaan NIK dan paspor ini juga berguna untuk memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon pelanggan. Pasalnya, KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI. Dengan demikian, data vaksinasi akan otomatis dapat diverifikasi pada proses boarding.
Bagi pelanggan yang sudah terdaftar pada program Membership KAI Access serta pelanggan yang memiliki hak tarif reduksi namun data nomor identitas masih belum menggunakan NIK, maka pelanggan tersebut diminta untuk segera melakukan update data akunnya.
Lihat Juga :