Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api

Sabtu, 09 Mei 2026 - 20:37 WIB
loading...
Komisi V DPR Dorong...
Para petugas melakukan evakuasi KRL Commuterline pascakecelakaan di Bekasi Timur. Evaluasi menyeluruh penting dilakukan terkait upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pola operasinya. Foto/SindoNews/Yudistiro Pranoto
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution mendorong evaluasi menyeluruh terkait dengan upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pola operasinya. Hal ini mengantisipasi terulangnya kasus kecelakaan kereta Stasiun Bekasi Timur hingga menyebabkan korban tewas dan luka-luka.

Lokot mengatakan, evaluasi terkait dengan upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api diperlukan agar ke depan tidak ada lagi kecelakaan hingga menelan korban jiwa. “Evaluasi penting. Penting tentang pola operasi dan yang lebih utama upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api,” katanya, Sabtu (9/5/2026). Baca juga: Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang

Dalam kesempatan itu, Lokot menyoroti, penyebab terjadinya kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Lokot menyinggung, soal penggunaan sinyal elektrik di kereta api Indonesia.

“Hampir seluruh Jawa sih kan kita sudah menggunakan sinyalnya itu sinyal elektrik. Artinya, kayak situasi malam itu, di satu petak jalan itu ketika ada kereta berhenti, itu seharunya merah sinyalnya kalau sinyal hijau maka kemungkinan sistem sinyal error," ujarnya.

“Jadi kalau ditanya kenapa kok bisa jadi tabarakan malam itu? Kalau sementara ini analisaku adalah system sinyal error atau jika sinyal baik maka mungkin masinis lalai. Semboyan itu bahwasanya di petak itu ada kereta yang berhenti, karena merah pasti sinyalnya kalau tidak maka ada eror system,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Danantara Bakal Evaluasi...
Danantara Bakal Evaluasi Manajemen KAI Buntut Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Rekomendasi
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved