Tantangan Berat Menanti Pelita Air Jika Gantikan Garuda

Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:00 WIB
"Cenderung terjadi perang harga dan mengakibatkan banyak maskapai bangkrut. Selama kurun waktu 2015-2019 sebelum pandemi, kondisi keuangan maskapai berjadwal sudah memprihatinkan, banyak rugi dan utang. Saat pandemi, tambah parah lagi," bebernya.

Penerbangan berjadwal, terutama Garuda sebagai maskapai pemerintah, juga dibebani penugasan meski secara hitung-hitungan tekor. Misalnya, terbang ke bandara baru yang sudah terlanjur dibangun pemerintah.

Baca juga: Profil Rachel Vennya, Selebgram yang Kabur dari Karantina

"Itu tentu akan rugi dulu. Juga penugasan untuk menjaga stabilitas harga tiket sehingga tidak bisa menjual harga tinggi sesuai prinsip ekonomi," tambahnya.

Tantangan eksternal untuk Pelita nantinya jika menjadi penerbangan berjadwal adalah perang harga tiket. Seharusnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan membenahi masalah ini terlebih dahulu agar iklim bisnisnya menjadi adil bagi semua maskapai.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!