Pra Penjualan LPKR Bisa Melampaui Target Rp4,2 triliun
Kamis, 21 Oktober 2021 - 12:36 WIB
Sementara itu, CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pra-penjualan sebesar Rp4,2 triliun pada 2021, atau naik 20% dari target yang telah ditetapkan di awal 2021 sebesar Rp3,5 triliun. Pada kuartal III/2021, pra-penjualan LPKR mencapai Rp1,56 triliun, naik 27% YoY dari Rp1,24 triliun pada kuartal III/2020.
Oleh karena itu, dalam sembilan bulan pertama 2021, LPKR telah mencatatkan pra-penjualan senilai Rp3,9 triliun. “Sekitar 59% peningkatan penjualan pada kuartal III/2021 berasal dari produk rumah tapak dengan harga terjangkau dan pertumbuhan permintaan di San Diego Hills,” jelasnya.
(Baca juga:Analis Prediksi LPKR Mampu Raih Pra Penjualan Rp4,2 Triliun)
John menambahkan LPKR masih melihat produk rumah tapak sebagai pendorong utama kinerja pra-penjualan sampai dengan akhir 2021. Selain itu, didukung juga oleh kontribusi dari anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melalui penjualan tanah industri, komersil, dan proyek Waterfront Estates.
“Manajemen meyakini dapat mencapai revisi kenaikan target pra-penjualan setahun penuh pada 2021 karena didasari ekspektasi keberhasilan peluncuran fase 2 dari Cendana Parc di Lippo Village, penjualan produk apartemen yang siap huni, serta kelanjutan penjualan tanah industri dan properti komersil di Lippo Cikarang,” tegasnya.
Oleh karena itu, dalam sembilan bulan pertama 2021, LPKR telah mencatatkan pra-penjualan senilai Rp3,9 triliun. “Sekitar 59% peningkatan penjualan pada kuartal III/2021 berasal dari produk rumah tapak dengan harga terjangkau dan pertumbuhan permintaan di San Diego Hills,” jelasnya.
(Baca juga:Analis Prediksi LPKR Mampu Raih Pra Penjualan Rp4,2 Triliun)
John menambahkan LPKR masih melihat produk rumah tapak sebagai pendorong utama kinerja pra-penjualan sampai dengan akhir 2021. Selain itu, didukung juga oleh kontribusi dari anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melalui penjualan tanah industri, komersil, dan proyek Waterfront Estates.
“Manajemen meyakini dapat mencapai revisi kenaikan target pra-penjualan setahun penuh pada 2021 karena didasari ekspektasi keberhasilan peluncuran fase 2 dari Cendana Parc di Lippo Village, penjualan produk apartemen yang siap huni, serta kelanjutan penjualan tanah industri dan properti komersil di Lippo Cikarang,” tegasnya.
(dar)
Lihat Juga :