Genjot Ekonomi Syariah, Jokowi Berharap pada Erick Tohir Cs
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 11:17 WIB
“Namun kita tidak boleh berpuas diri. Perlu ada upaya yang sinergis antar-pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat lagi. Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES),” tuturnya.
Dia mengaku menaruh harapan besar pada MES untuk menjadi jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah. Utamanya untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Termasuk juga dalam membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis.
Baca juga: Tes Rudal Hipersonik Berujung Kegagalan, AS Semakin Tertinggal dari China dan Rusia
“Sebagai organisasi keumatan, MES diharapkan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi, yang menyentuh ekonomi umat secara langsung, yang melahirkan lebih banyak wirausaha-wirausaha dari kalangan santri, yang menggerakkan perekonomian yang inklusif,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Badan Pengurus Harian MES digawangi oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Erick dibantu oleh tiga orang menteri lainnya, yaitu MenkopUKM Teten Masduki, Mendag Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
Dia mengaku menaruh harapan besar pada MES untuk menjadi jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah. Utamanya untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Termasuk juga dalam membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis.
Baca juga: Tes Rudal Hipersonik Berujung Kegagalan, AS Semakin Tertinggal dari China dan Rusia
“Sebagai organisasi keumatan, MES diharapkan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi, yang menyentuh ekonomi umat secara langsung, yang melahirkan lebih banyak wirausaha-wirausaha dari kalangan santri, yang menggerakkan perekonomian yang inklusif,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Badan Pengurus Harian MES digawangi oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Erick dibantu oleh tiga orang menteri lainnya, yaitu MenkopUKM Teten Masduki, Mendag Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
(uka)
Lihat Juga :