Sinyal Positif, Evergrande China Mulai Bayar Bunga Utang Rp1,16 Triliun

Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Direktur Eksekutif di BOC International Holdings Wu Qiong mengatakan, pembayaran itu terlihat seperti upaya untuk menghentikan krisis. “Namun demikian, ini positif dan memberikan kelonggaran waktu yang dibutuhkan Evergrande untuk penjualan aset, memperkuat kasus dasar dari restrukturisasi yang teratur,” kata dia, dikutip Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Pinjam Duit lewat Pinjol? Perhatikan Hal Ini

Dengan utang Evergrande yang mencapai lebih dari USD300 miliar atau sekira Rp4.290 triliun, pengembang properti miliarder Hui Ka Yan telah menjadi salah satu 'korban' terbesar dari kebijakan bertahun-tahun presiden China Xi Jinping dalam menggeber sektor properti hingga memicu utang yang tinggi di bisnis real estate di Negeri Panda.

Pertanyaan yang lantas membayangi pasar global adalah apakah Xi Jinping dapat mengatasi masalah tersebut dan melakukan kampanye besar-besaran untuk membawa “kemakmuran bersama” ke China tanpa menggagalkan upaya pemulihan ekonomi yang rapuh dari pandemi.

Pembayaran utang Evergrande awalnya jatuh tempo pada 23 September. Perusahaan mentransfer dana pada hari Kamis lalu dan investor akan menerima uang sebelum hari Sabtu, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut namun meminta untuk tidak diidentifikasi karena transaksi tersebut bersifat pribadi. Adapun masa tenggang 30 hari untuk pembayaran utang Evergrande berikutnya berakhir pada 29 Oktober.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!