Usai Merger, Indosat Raup Laba Rp5,8 Triliun hingga September 2021
Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:50 WIB
Peningkatan pengalaman jaringan secara menyeluruh serta perbaikan portofolio produk, telah menghasilkan pertumbuhan trafik data sebesar 39,2% YoY. Pada 16 September 2021, Ooredoo Group dan CK Hutchison mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia, yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia. Perusahaan gabungan akan mempunyai nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk.
Penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Ada Potensi PHK Karyawan Usai Indosat dan Hutchison 3 Melebur
Perusahaan gabungan akan memiliki skala, kemampuan keuangan, dan keahlian untuk bersaing dengan lebih efektif. Penggabungan aset dan produk dari Indosat Ooredoo dan H3I yang saling melengkapi akan mendorong inovasi dan pengembangan jaringan yang akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan digital terbaik dan memperluas tawaran produknya bagi pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.
Berdasarkan data BEI, saham ISAT ditutup di zona hijau pada sesi I Kamis ini (28/10), naik 0,72% di Rp 7.000 per saham dengan nilai transaksi Rp 14.39 miliar, dengan kenaikan sebulan terakhir sahamnya sebesar 9%.
Penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Ada Potensi PHK Karyawan Usai Indosat dan Hutchison 3 Melebur
Perusahaan gabungan akan memiliki skala, kemampuan keuangan, dan keahlian untuk bersaing dengan lebih efektif. Penggabungan aset dan produk dari Indosat Ooredoo dan H3I yang saling melengkapi akan mendorong inovasi dan pengembangan jaringan yang akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan digital terbaik dan memperluas tawaran produknya bagi pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.
Berdasarkan data BEI, saham ISAT ditutup di zona hijau pada sesi I Kamis ini (28/10), naik 0,72% di Rp 7.000 per saham dengan nilai transaksi Rp 14.39 miliar, dengan kenaikan sebulan terakhir sahamnya sebesar 9%.
(akr)
Lihat Juga :