Usai Merger, Indosat Raup Laba Rp5,8 Triliun hingga September 2021

Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:50 WIB
loading...
Usai Merger, Indosat...
Indosat mencetak pertumbuhan laba hingga Rp5,80 triliun per September 2021 atau di kuartal III tahun ini setelah penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I menyatukan dua bisnis. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mencetak pertumbuhan laba hingga Rp5,80 triliun per September 2021 atau di kuartal III tahun ini. Pertumbuhan itu didukung oleh kinerja yang kuat dari segmen selular dan segmen enterprise, sehingga total pendapatan naik sebesar 12,0% YoY menjadi sebesar Rp23.055,1 miliar.

EBITDA meningkat menjadi sebesar Rp10.389,0 miliar atau naik sebesar 22,7%, yang merupakan kombinasi dari pertumbuhan top line dan optimalisasi biaya yang terukur. Termasuk optimalisasi dalam kontrak pemeliharaan jaringan dan kampanye pemasaran yang lebih efisien, EBITDA margin mencapai 45,1% pada September 2021.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Resmi Merger dengan Tri, Apa Dampaknya Buat Konsumen?

Pelanggan ISAT meningkat sebesar 3,2% menjadi 62,3 juta pelanggan pada September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagai hasil eksekusi yang konsisten dalam strategi penawaran yang sederhana, relevan, dan transparansi produk serta investasi pintar pada jaringan. Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp34,2 ribu, dari sebelumnya sebesar Rp31,7 ribu pada September 2020.

Peningkatan pengalaman jaringan secara menyeluruh serta perbaikan portofolio produk, telah menghasilkan pertumbuhan trafik data sebesar 39,2% YoY. Pada 16 September 2021, Ooredoo Group dan CK Hutchison mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia, yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia. Perusahaan gabungan akan mempunyai nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk.

Penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Ada Potensi PHK Karyawan Usai Indosat dan Hutchison 3 Melebur

Perusahaan gabungan akan memiliki skala, kemampuan keuangan, dan keahlian untuk bersaing dengan lebih efektif. Penggabungan aset dan produk dari Indosat Ooredoo dan H3I yang saling melengkapi akan mendorong inovasi dan pengembangan jaringan yang akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan digital terbaik dan memperluas tawaran produknya bagi pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.

Berdasarkan data BEI, saham ISAT ditutup di zona hijau pada sesi I Kamis ini (28/10), naik 0,72% di Rp 7.000 per saham dengan nilai transaksi Rp 14.39 miliar, dengan kenaikan sebulan terakhir sahamnya sebesar 9%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Astra Bukukan Laba Rp5,85...
Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026
Danamon Bukukan Pertumbuhan...
Danamon Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih 35 Persen pada Kuartal Pertama 2026
Indosat Hadirkan Layanan...
Indosat Hadirkan Layanan dan Paket Roaming untuk Jemaah Haji di Wilayah JAYA
Indosat Gandeng Google...
Indosat Gandeng Google Hadirkan Akses Gemini AI untuk Pelanggan IM3 dan Tri
Menteri Meutya Hafid...
Menteri Meutya Hafid Resmikan Sahabat-AI
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved