Percepat Transisi Energi, RI Buka Pintu Buat Pembiayaan Lembaga Global

Selasa, 02 November 2021 - 09:11 WIB
Dia mencatat, transisi energi menuju net zero emission atau bebas karbon di tahun 2030 hingga 2060 memiliki dampak sosial yang baik. Karena itu, untuk mempercepat proses tersebut investasi yang ramah lingkungan perlu didorong.

"Bagaimana kita bisa mencapai 5 persen dalam 20 tahun ke depan atau ekonomi yang lebih maju. Juga, pada saat yang sama, dapat mengurangi emisi kita, saya pikir pada tahun 2030 sekitar 30 persen dapat mencapai bet zero,,, sebenarnya tidak ada yang mungkin tidak kita lakukan," kata dia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan hasil pertemuan dengan perusahaan panas bumi (geothermal) asal Italia, Enel Green Lower. Pertemuan tersebut dilakukan di sela-sela pelaksanaan Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) 2021 di Roma.

Adapun hasil pertemuan tersebut, perusahaan pelat merah di sektor energi akan menggandeng Enel Green Power untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia, khususnya merealisasikan net zero emission atau bebas karbon di tahun 2060.

Baca Juga: RI Masih Tergantung Batu Bara, Transisi Energi ke EBT Perlu Hati-hati
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!