Bahlil Minta Daerah Tetap Semangat Pacu Investasi di Tengah Pandemi
Jum'at, 05 Juni 2020 - 10:21 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mendorong konsolidasi dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dari 34 provinsi se-Indonesia untuk mempersiapkan realisasi investasi kuartal II tahun 2020 yang akan dilakukan bulan depan.
Bahlil mengapresiasi kerja keras daerah dalam menyukseskan realisasi investasi kuartal I/2020 yang mencapai Rp210,7 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan tahun lalu. Namun, dia juga mengingatkan bahwa adanya pandemi Covid-19 akan berdampak sistemik.
Realisasi investasi kuartal II/2020 dipastikan akan menurun. Demikian juga target realisasi investasi tahun 2020 akan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Oleh karena itu BKPM dan DPMPTSP Provinsi serta Kabupaten/Kota harus terus berkonsolidasi untuk mendorong realisasi investasi.
“Pemerintah saat ini belum bisa menentukan kapan pandemi Covid-19 akan berlalu. Kita harus melakukan penyesuaian dengan keadaan ini. BKPM akan melakukan revisi target realisasi investasi kuartal II/2020 ini," ucap Bahlil di Jakarta, Jumat (5/6/2020). (Baca Juga : Regulasi Belum Jelas, Investor Bingung Mau Investasi di Indonesia )
Bahlil mengapresiasi kerja keras daerah dalam menyukseskan realisasi investasi kuartal I/2020 yang mencapai Rp210,7 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan tahun lalu. Namun, dia juga mengingatkan bahwa adanya pandemi Covid-19 akan berdampak sistemik.
Realisasi investasi kuartal II/2020 dipastikan akan menurun. Demikian juga target realisasi investasi tahun 2020 akan disesuaikan dengan kondisi yang terjadi. Oleh karena itu BKPM dan DPMPTSP Provinsi serta Kabupaten/Kota harus terus berkonsolidasi untuk mendorong realisasi investasi.
“Pemerintah saat ini belum bisa menentukan kapan pandemi Covid-19 akan berlalu. Kita harus melakukan penyesuaian dengan keadaan ini. BKPM akan melakukan revisi target realisasi investasi kuartal II/2020 ini," ucap Bahlil di Jakarta, Jumat (5/6/2020). (Baca Juga : Regulasi Belum Jelas, Investor Bingung Mau Investasi di Indonesia )
Lihat Juga :