Penerbangan Global Mulai Menggeliat, Maskapai AS Sasar Rute Ekowisata
Jum'at, 05 Juni 2020 - 10:43 WIB
Maskapai penerbangan dari berbagai negara kini mulai mengaktifkan kembali layanan penerbangannya untuk tujuan bisnis maupun wisata meski masih terbatas. Foto/Ilustrasi
CHICAGO - Maskapai penerbangan dari Amerika ke Australia mulai meningkatkan penerbangan pada bulan Juni dan Juli. Langkah itu mendongrak harapan untuk peningkatan lalu lintas wisata, kendati perjalan bisnis dengan pengeluaran yang lebih besar dan perjalanan global masih lamban selama pandemi yang masih berlangsung.
American Airlines dan United Airlines masing-masing mengumumkan lebih banyak penerbangan ke tujuan bisnis dan ekowisata utama AS di mana taman nasional dan ruang rekreasi alam terbuka telah dibuka kembali. Strategi itu mampu mendongkrak saham maskapai-maskapai tersebut lebih tinggi.
United Airlines yang berbasis di Chicago menambahkan lebih banyak penerbangan non-stop serta melayani pasar seperti Aspen, Colorado dan Jackson Hole, Wyoming dimana physical distancing disebut sudah menjadi fitur alami di lokasi-lokasi wisata alam dengan lanskap yang indah tersebut.
(Baca Juga: Ekowisata Diprediksi Akan Jadi Primadona Pasca-Pandemi)
"Perjalanan liburan adalah aktivitas yang paling tidak terpenuhi selama lockdown lintas usia dan demografi pendapatan, bahkan lebih dari hal-hal seperti restoran," kata Jason Guggenheim dari Boston Consulting Group, yang telah mensurvei konsumen di Amerika Serikat dan Eropa, sepreti dikutip Reuters, Jumat (5/6/2020).
Namun, imbuh dia, masih akan butuh waktu sebelum perjalanan bisnis kembali normal. Dia mencatat, model kerja-dari-rumah masih akan tetap di gunakan selama beberapa waktu.
American Airlines dan United Airlines masing-masing mengumumkan lebih banyak penerbangan ke tujuan bisnis dan ekowisata utama AS di mana taman nasional dan ruang rekreasi alam terbuka telah dibuka kembali. Strategi itu mampu mendongkrak saham maskapai-maskapai tersebut lebih tinggi.
United Airlines yang berbasis di Chicago menambahkan lebih banyak penerbangan non-stop serta melayani pasar seperti Aspen, Colorado dan Jackson Hole, Wyoming dimana physical distancing disebut sudah menjadi fitur alami di lokasi-lokasi wisata alam dengan lanskap yang indah tersebut.
(Baca Juga: Ekowisata Diprediksi Akan Jadi Primadona Pasca-Pandemi)
"Perjalanan liburan adalah aktivitas yang paling tidak terpenuhi selama lockdown lintas usia dan demografi pendapatan, bahkan lebih dari hal-hal seperti restoran," kata Jason Guggenheim dari Boston Consulting Group, yang telah mensurvei konsumen di Amerika Serikat dan Eropa, sepreti dikutip Reuters, Jumat (5/6/2020).
Namun, imbuh dia, masih akan butuh waktu sebelum perjalanan bisnis kembali normal. Dia mencatat, model kerja-dari-rumah masih akan tetap di gunakan selama beberapa waktu.
Lihat Juga :