Pangkas Utang Garuda Indonesia Jadi Rp52 Triliun, Tim Erick Thohir Lakukan Ini
Rabu, 10 November 2021 - 13:50 WIB
Tim Erick Thohir menyakini bisa menekan utang jumbo yang melilit maskapai Garuda Indonesia hingga menjadi USD3,69 miliar atau setara dengan Rp52,39 Triliun. Foto/Dok
JAKARTA - Tim Erick Thohir menyusun rumusan besar terkait langkah strategis dalam menekan utang jumbo yang melilit maskapai Garuda Indonesia . Utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang mencapai USD9,8 miliar atau setara Rp139 Triliun diyakini oleh Kementerian BUMN bisa dipangkas hingga menjadi USD3,69 miliar atau Rp52,39 Triliun.
"Secara umum, untuk mengurangi utang Garuda dari USD 9,7 miliar menjadi USD 3,69 miliar, itu mesti ada rumusan dasar yang harus kita ajukan dan sekarang dalam proses komunikasi," ujar Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: Restrukturisasi Utang Garuda Indonesia Kompleks, Ini Penjelasannya
Adapun tahapan yang dilakukan di antaranya, pemegang saham dan manajemen dengan kode saham GIAA itu menyepakati utang pajak dan gaji karyawan tidak akan dikurangi, namun akan dibayarkan secara bertahap.
"Secara umum, untuk mengurangi utang Garuda dari USD 9,7 miliar menjadi USD 3,69 miliar, itu mesti ada rumusan dasar yang harus kita ajukan dan sekarang dalam proses komunikasi," ujar Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: Restrukturisasi Utang Garuda Indonesia Kompleks, Ini Penjelasannya
Adapun tahapan yang dilakukan di antaranya, pemegang saham dan manajemen dengan kode saham GIAA itu menyepakati utang pajak dan gaji karyawan tidak akan dikurangi, namun akan dibayarkan secara bertahap.
Lihat Juga :