Kucurkan Rp1 Triliun Bukti Gojek Tak Pikirkan Keuntungan Sendiri

Rabu, 10 November 2021 - 20:37 WIB
Fithra menambahkan, dengan menyalurkan sebagian keuntungan untuk partnernya, Gojek membuktikan bahwa mereka tidak hanya mementingkan keuntungan perusahaan, tetapi juga memikirkan para mitra driver dan mitra UMKM.

“Bantuan besar dari Gojek tentu didasari situasi sulit yang harus dihadapi para mitra UMKM dan driver dalam kurun waktu hampir dua tahun terakhir. Selama pandemi, pendapatan mitra UMKM ataupun driver mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan,” tandasnya.

Pada Agustus 2020 lalu Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) melakukan riset terhadap ekosistem Gojek. Hasilnya menunjukkan, pada awal pandemi pendapatan mitra turun akibat pembatasan sosial.

Untuk itulah, Gojek berusaha untuk memberikan solusi. Perusahaan yang telah berusia 11 tahun ini kemudian melakukan intervensi dengan memberikan berbagai subsidi promo untuk mendorong daya beli.

“Selama pandemi memang terjadi penurunan daya beli. Dengan adanya intervensi seperti subsidi promo, konsumen yang tadinya tidak mau beli jadi memiliki keinginan untuk membeli. Harapannya ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian,” kata Fitrha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!