Asosiasi Usul Adanya Pengaturan Soal Konten Promosi dari Influencer Vape
Kamis, 11 November 2021 - 15:58 WIB
Promosi produk vape oleh influencer perlu dibuat aturan khusus, hal ini disampaikan oleh Asosiasi Vapers Indonesia (AVI). Foto/Dok
JAKARTA - Promosi produk vape oleh influencer perlu dibuat aturan khusus. Hal ini dilakukan agar tidak ada konten-konten vulgar yang diproduksi oleh para influencer. Ketua Asosiasi Vapers Indonesia (AVI), Johan Sumantri, mengatakan, perlu adanya aturan-aturan terkait norma sosial agar ada batasan bagi influencer dalam membuat konten vape.
“Sebab selama ini saya perhatikan ada konten-konten yang dibuat cenderung vulgar dan tidak layak dilihat,” katanya di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga: Agar Undang Investasi, Industri Vape Butuh Regulasi Seimbang
Johan juga mengaku, saat ini tidak semua influencer dibayar untuk membuat konten vape tersebut. Ada yang memang khusus dibayar, dan ada pula yang ingin berbagi dengan komunitas. “Namun semua itu tetap harus ada aturan yang dibuat,” tuturnya.
“Sebab selama ini saya perhatikan ada konten-konten yang dibuat cenderung vulgar dan tidak layak dilihat,” katanya di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga: Agar Undang Investasi, Industri Vape Butuh Regulasi Seimbang
Johan juga mengaku, saat ini tidak semua influencer dibayar untuk membuat konten vape tersebut. Ada yang memang khusus dibayar, dan ada pula yang ingin berbagi dengan komunitas. “Namun semua itu tetap harus ada aturan yang dibuat,” tuturnya.
Lihat Juga :