Duh, Kalaupun Pailit Garuda Masih Wariskan Beban ke BUMN Lain

Jum'at, 12 November 2021 - 16:34 WIB
Karena itu, dalam rapat kerja bersama Kementerian BUMN beberapa waktu lalu, Herman mengingatkan kepada pemegang saham dan manajemen bahwa utang emiten dengan kode saham GIAA itu tidak saja berasal dari sewa pesawat hingga pinjaman yang berasal dari kreditur global saja.

Selain berutang pada sejumlah perusahaan negara, perusahaan swasta lokal, menurutnya Garuda juga memiliki utang kepada pelaku usaha mikro dan kecil yang nilainya beragam.

Baca Juga: Heboh Warga Bekasi Bisa Lihat Gunung, Warganet: Ini Bukan di Puncak Gengs

"Saya juga terima pengaduan dari beberapa teman, bahwa kecil-kecil (utang) sudah tidak dibayar, yang urusan catering, urusan supply sesuatu yang kecil-kecil Rp1,5 miliar, Rp3 miliar, itu sudah tidak dibayar. Ini sebetulnya menyebabkan, menurut saya, bukan terpikirkan hanya Garuda saja yang utang, tetapi justru turunannya," ujarnya.

Karena itu, Herman memandang, Garuda Indonesia harus diupayakan memenuhi tanggung jawab utangnya. Dia menegaskan bahwa opsi pailit jangan menjadi alternatif menyelesaikan beban utang yang tengah dipikul BUMN penerbangan ini.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!