Kupas Tuntas Strategi SAMF Racik Bisnis Pupuk, Ikuti Webinar MNC Sekuritas 1 Desember, Daftar di Sini!

Rabu, 17 November 2021 - 16:12 WIB
Karena kenaikan permintaan tersebut, SAMF kemudian merealisasikan belanja modal (Capex) untuk meningkatkan kapasitas pabrik, dengan anggaran biaya sekitar Rp105 miliar. Direktur Utama SAMF Yahya Taufik menyatakan untuk mengantisipasi kenaikan permintaan pupuk tersebut, SAMF terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dari 600.000 ton/tahun menjadi 700.000 ton/tahun.

“SAMF mempersiapkan anggaran (Capex) 2021-2022 sekitar Rp105 miliar. Pada tahun 2021, SAMF mengalokasikan Rp64 miliar untuk pengadaan mesin produksi dan instalasi; Rp22,5 miliar untuk pengadaan lahan bagi perluasan pabrik dan Rp13,5 miliar untuk perluasan gudang bahan baku dan barang jadi,” jelas Yahya.

Sedangkan untuk tahun anggaran 2022, SAMF merencanakan melakukan pengadaan kantor pemasaran di Sampit dan Pekanbaru dengan anggaran Rp5 miliar.

Bagaimana upaya SAMF untuk memenuhi permintaan pupuk yang melonjak secara signifikan? Strategi apa yang dilakukan oleh SAMF untuk bisa mendapatkan keuntungan dari bisnis pupuk ini? Seperti apakah prospek sektor bisnis pupuk ke depannya menurut tim Riset MNC Sekuritas?

Baca Juga: Buka-bukaan Teknik di Bootcamp for Trader MNC Sekuritas x Sahamology 23-26 November, Daftar di Sini!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!