Utamakan Kebutuhan Domestik, Ekspor Sawit Diramal Melandai

Rabu, 17 November 2021 - 22:12 WIB
Volume ekspor minyak sawit diprediksi akan turun pada tahun 2021. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memprediksi volume ekspor minyak sawit akan turun pada tahun 2021. Hal ini karena produksi sawit yang cenderung datar sehingga lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengatakan, produksi sawit menunjukkan kecenderungan tidak naik signifikan atau flat. Sementara hingga September 2021 terjadi kenaikan permintaan domestik untuk pangan dan biodiesel.



Baca juga: Gelar Konferensi, Gapki Dorong Peran Industri Sawit dalam Pemulihan Ekonomi

"Ekspor sangat bergantung dari produksi sehingga pemenuhan dalam negeri jadi prioritas. Sampai September produksi flat. Jadi, mau tidak mau ekspornya akan berkurang. Ini terlihat sampai September ekspor juga mengalami koreksi," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (17/11/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!