E-commerce Tutup Keran Impor, Pelaku UMKM Fesyen Ambil Peluang

Jum'at, 19 November 2021 - 22:18 WIB
"Kita sebagai UMKM ingin memberikan kualitas terbaik kepada konsumen dengan harga terjangkau," ujar lelaki berusia 28 tahun tersebut.

Mempertahankan bisnis saat pandemi Covid-19, lanjut Daniel, lebih sulit daripada membangunnya. Untuk meningkatkan daya saing, Leenbenka yang fokus pada penjualan fesyen wanita ini bisa bertahan dengan modal kreatifitas dan inovasi.

"Ini sebenarnya aset terbesar dari negara kita. Aset ini bisa kita jadikan peluang besar bagi bisnis ekonomi kreatif yang sedang tren di level global, termasuk pada industri tekstil," terangnya.

Mendirikan Leenbenka sejak 2019, lulusan bisnis internasional universitas swasta di Jakarta itu bermimpi produk fesyen UMKM Indonesia bisa tembus pasar Asia.

"Kita fokus untuk terus mengikuti tren mode fesyen. Saya yakin, produk kita bisa ekspansi minimal negara Asia," paparnya.

Sebelumnya Shopee menerangkan, kebijakan menutup keran impor bertujuan menciptakan ekosistem jual-beli yang nyaman bagi pembeli dan penjual di e-commerce Shopee.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!