UMKM jadi Idola Industri Jasa Keuangan, Perbarindo Minta BPR-BPRS Pacu Daya Saing

Sabtu, 20 November 2021 - 15:51 WIB
Terkait positioning industri BPR-BPRS yang dilihat dari perkembangan aset, perkembangan KYD (kredit yang diberikan), perkembangan tabungan, dan perkembangan deposito secara perlahan mulai menunjukkan perbaikan.

Namun demikian, kata Joko, industri BPR-BPRS masih harus menghadapi tantangan lainnya. Misalnya terkait maraknya persaingan penyedia jasa keuangan di segmen mikro, kecil, dan menengah (MKM). “Segmen mikro, kecil, dan menengah itu merupakan segmen yang banyak dijadikan idola lembaga jasa keuangan dalam menjalankan bisnisnya,” tuturnya.

Oleh karena itu, Joko mengimbau kepada para pemilik dan pengurus BPR-BPRS di seluruh Indonesia untuk dapat meningkatkan daya saing guna bertahan di segmen MKM.

Baca juga: Kontribusi Hampir Rp9.000 Triliun, Sandiaga Terus Mendorong Kebangkitan UMKM

Joko juga menekankan pentingnya transformasi digital BPR sebagai salah satu kunci untuk menghadapi tantangan di bidang jasa keuangan dan memenangi persaingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!