Bos BI Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,5% di 2022

Rabu, 24 November 2021 - 12:26 WIB
Terkendalinya inflasi hingga terjaganya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga mendorong optimisme Bank Indonesia bahwa ekonomi akan tumbuh sesuai target. "Stabilitas nilai tukar rupiah akan tetap dijaga sesuai komitmen BI di tengah normalisasi moneter The Fed," jelasnya.

Di samaping itu, defisit transaksi berjalan juga di posisi rendah sekitar 0,1% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di 2021 dan diperkirakan 1,5% terhadap PDB pada 2022. Pertumbuhan ekonomi juga didukung peningkatan cadangan devisa negara meningkat, terjaganya stabilitas sistem keuangan, kecukupan modal tinggi dan likuiditas melimpah.

Baca Juga: Luhut Curhat: Orang Luar Puji Ekonomi RI, Tapi Kita Malah Nyinyir

Tak berhenti di situ, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit tumbuh masing-masing 7-9% dan diperkirakan tumbuh 6-8% di 2022. Ekonomi keuangan digital juga meningkat pesat e-commerce mencapai Rp530 triliun, uang elektronik Rp337 triliun, perbankan digital lebih dari Rp48 ribu triliun. Guna merealisasikan target tersebut, diperlukan sinergi dan inovasi.

"Bank Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan tentu saja perbankan, dunia usaha, DPR khususnya Komisi XI, akademisi, media dan masyarakat," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!