Gandeng Pelaku Bisnis, Kemendag Memetakan Peluang dan Tantangan Industri Mamin

Minggu, 07 Juni 2020 - 11:05 WIB
Hal ini menyebabkan adanya berbagai kebijakan pembatasan sosial atau lockdown/karantina wilayah yang diberlakukan banyak negara tujuan ekspor, termasuk negara pemasok bahan baku di dunia. Namun, adanya pembatasan tersebut tidak menyurutkan rencana ekspor.

"Bahkan produk mamin ini sangat dibutuhkan dunia. Di antaranya untuk meningkatkan imunitas dan stamina kesehatan masyarakat sehingga akan mengakibatkan terjadinya lonjakan signifikan perjualan, khususnya perdagangan melalui daring (e-commerce)," katanya.

Hal ini akan dijadikan bahan masukan utama Kemendag dalam pengelolaan informasi pasar dan produk ekspor. Data tersebut digunakan untuk melayani pelaku usaha. "Dari kunjungan kerja ini pemerintah dapat tetap meningkatkan ekspor di tengah pandemi dengan menggandeng pelaku bisnis seperti PT Mayora Indah Tbk dan membuat strategi besar ekspor dalam memanfaatkan peluang dan tantangan ekspor hingga pasca pandemi," katanya.

Selain itu, Kemendag juga dapat memperoleh gambaran besar sebagai langkah konkrit yang dapat dilakukan Kemendag. Hal ini dalam memfasilitasi pengembangan ekspor (produk dan pasar) dan yang dapat dilakukan perwakilan perdagangan di luar negeri dalam memfasilitasi pengembangan ekspor, termasuk penyelesaian hambatan di negara tujuan eskpor.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!