Anggaran Kementan Turun, Wamen: Kami Mengerti Kondisi Keuangan Negara
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:40 WIB
Anggaran Kementan yang punya peran terhadap sektor pertanian kena pangkas signifikan. Foto/Dok
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian ( Wamentan ) Harvick Hasnul Qolbi menyatakan, pemotongan pagu anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2022 terbilang tinggi. Refocusing anggaran tersebut dinilai akan berdampak pada sejumlah program, terutama bantuan kepada petani.
Baca juga: Polemik MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, PKS: Pemangkasan Anggaran Harus Cermat
Tercatat, pagu indikatif Kementan tahun 2022 sebesar Rp14,51 triliun. Jumlah itu lebih kecil dari anggaran tahun 2021 yang mencapai Rp21,83 triliun.
"Besar sekali potongan di kita, refocusing. Misalnya untuk anggaran Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dari Rp5,9 triliun per tahun biasanya, sekarang cuma tinggal Rp2,2 triliun untuk tahun 2022," ujar Harvick, Kamis (2/12/2021).
Harvick mengungkapkan, pandemi Covid-19 berdampak pada anggaran kementerian. Padahal sektor pertanian menjadi penyumbang APBN sebesar 16,28% pada 2020.
Selama pandemi, kata dia, pemerintah tengah melakukan refocusing belanja untuk menangani wabah virus Corona. Tak terkecuali di Kementerian Pertanian.
Baca juga: Polemik MPR Minta Sri Mulyani Dipecat, PKS: Pemangkasan Anggaran Harus Cermat
Tercatat, pagu indikatif Kementan tahun 2022 sebesar Rp14,51 triliun. Jumlah itu lebih kecil dari anggaran tahun 2021 yang mencapai Rp21,83 triliun.
"Besar sekali potongan di kita, refocusing. Misalnya untuk anggaran Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dari Rp5,9 triliun per tahun biasanya, sekarang cuma tinggal Rp2,2 triliun untuk tahun 2022," ujar Harvick, Kamis (2/12/2021).
Harvick mengungkapkan, pandemi Covid-19 berdampak pada anggaran kementerian. Padahal sektor pertanian menjadi penyumbang APBN sebesar 16,28% pada 2020.
Selama pandemi, kata dia, pemerintah tengah melakukan refocusing belanja untuk menangani wabah virus Corona. Tak terkecuali di Kementerian Pertanian.
Lihat Juga :