Strategi Kementan Bangun Ekosistem dan Keberlanjutan Pertanian

Senin, 08 Juni 2020 - 06:12 WIB
“Kementan melakukan terobosan, menggandeng layanan transportasi berbasis online ataupun marketplace blibli dan sejumlah startup bidang pertanian untuk memudahkan masyarakat mengakses pangan. Kolaborasi ini menggambarkan bagaimana Kementan sangat terbuka untuk membangun ekosistem dan keberlanjutan pertanian melalui efesiensi rantai pasok,” kata Mentan Syahrul Yasin Limpo di Jakarta.

Sektor pertanian di masa yang akan datang menurut Mentan SYL harus dikerjakan dengan cara yang serba maju, serba baru dan lebih modern dengan inovasi dan ide-ide kreatif. Maka, dengan itu semua, menurutnya produksi mampu ditingkatkan dan bisa menciptakan produk-produk baru yang memenuhi standar perdagangan internasional sehingga mampu membuka pasar ekspor baru.

Untuk diketahui, kinerja ekspor produk pertanian di masa pandemi menunjukkan kinerja yang menggembirakan dan tercatat mengalami surplus. Selama Januari-April 2020, nilai ekspor pertanian meningkat 16,9% dibandingkan pada periode yang sama tahun 2019, dari Rp115,18 Triliun meningkat menjadi Rp134,63 Triliun.

Surplus perdagangan produk pertanian selama Januari-April 2020 juga meningkat signifikan, yaitu 32,96%, dari sebesar Rp 33,62 Triliun (Januari-April 2019) meningkat menjadi Rp 44,70 Triliun (Januari-April 2020).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!