Arab Saudi Kerek Harga Jual Bikin Minyak Mentah Makin Mahal
Senin, 06 Desember 2021 - 12:00 WIB
Harga minyak mentah naik lebih dari USD1 per barel hingga perdagangan siang di awal pekan hari ini. Sentimen datang setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan harga jual minyak mentah. Foto/Dok
JAKARTA - Harga minyak mentah naik lebih dari USD1 per barel hingga perdagangan siang di awal pekan hari ini. Sentimen datang setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan harga jual minyak mentah untuk pengiriman ke Asia dan Amerika Serikat.
Pergerakan komoditas ini juga mendapat sentimen dari pembicaraan tidak langsung Amerika Serikat atau AS-Iran ihwal potensi menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang tampaknya menemui jalan buntu.
Baca Juga: Diprotes China, Pengamanan Pengeboran Minyak di Natuna Dijaga Ketat
Pantauan MNC Portal Indonesia hingga pukul 11:13 WIB, minyak mentah berjangka Brent naik 2,02% menjadi USD 71,28 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga USD67,69 per barel, naik2,16% dari sesi sebelumnya.
Kedua acuan minyak dunia tersebut mengalami rebound setelah sempat jatuh pada pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa varian virus corona baru Omicron dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.
Sementara itu pada hari Minggu kemarin (5/12), Arab Saudi resmi menaikkan harga jual resmi untuk bulan Januari di semua kadar minyak mentah yang dijual ke Asia dan Amerika Serikat sebesar 80 sen dari bulan sebelumnya.
Pergerakan komoditas ini juga mendapat sentimen dari pembicaraan tidak langsung Amerika Serikat atau AS-Iran ihwal potensi menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang tampaknya menemui jalan buntu.
Baca Juga: Diprotes China, Pengamanan Pengeboran Minyak di Natuna Dijaga Ketat
Pantauan MNC Portal Indonesia hingga pukul 11:13 WIB, minyak mentah berjangka Brent naik 2,02% menjadi USD 71,28 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga USD67,69 per barel, naik2,16% dari sesi sebelumnya.
Kedua acuan minyak dunia tersebut mengalami rebound setelah sempat jatuh pada pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa varian virus corona baru Omicron dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.
Sementara itu pada hari Minggu kemarin (5/12), Arab Saudi resmi menaikkan harga jual resmi untuk bulan Januari di semua kadar minyak mentah yang dijual ke Asia dan Amerika Serikat sebesar 80 sen dari bulan sebelumnya.
Lihat Juga :