Kawal Transformasi KML Food, Eko Taufik Wibowo Ditunjuk Jadi Wadirut
Rabu, 08 Desember 2021 - 14:28 WIB
Seiring perkembangan waktu unit pengolahan teri nasi KML Food mencapai 20 unit pengolahan milik sendiri dan 15 unit pengolahan milik mitra binaan yang tersebar di sepanjang pantai utara Jawa dan Madura (dari Situbondo-Jawa Timur hingga Cilegon-Banten).
Sementara itu, dari lini bisnis, KML Food memiliki produk unggulan yakni kakap merah (scarlet snapper), ikan karang (coral fish), gurita (octopus), tengiri, tuna, ikan air tawar (bandeng, nila) dan aneka ikan lainnya.
Unit pengolahan ini terus dikembangkan dan terdapat di Makasar, Kendari, Sidoarjo, Rembang, Lamongan, Luwuk, dan Ambon. KML Food juga melakukan partnership dengan mitra binaan lokal di daerah-daerah yang memiliki potensi hasil perikanan seperti Ambon, Tual, Gorontalo, Bitung, Lombok, Flores, Kupang, Dobo, Sorong, Papua dan daerah-daerah berpotensi lainnya.
Unit usaha ini memberdayakan lebih dari 100.000 nelayan kecil hingga nelayan besar di seluruh Indonesia. Pada 2006, KML Food juga mengembangkan, pengolahan bakso seafood di Semarang dan unit pengolahan surimi (sari pati ikan) di Kabupaten Lamongan (2009), Rembang, Jawa Tengah (2012) dan di Tuban (2015).
Baca Juga: Izin Pengolahan Ikan Semakin Mudah dan Terintegerasi
Sementara itu, dari lini bisnis, KML Food memiliki produk unggulan yakni kakap merah (scarlet snapper), ikan karang (coral fish), gurita (octopus), tengiri, tuna, ikan air tawar (bandeng, nila) dan aneka ikan lainnya.
Unit pengolahan ini terus dikembangkan dan terdapat di Makasar, Kendari, Sidoarjo, Rembang, Lamongan, Luwuk, dan Ambon. KML Food juga melakukan partnership dengan mitra binaan lokal di daerah-daerah yang memiliki potensi hasil perikanan seperti Ambon, Tual, Gorontalo, Bitung, Lombok, Flores, Kupang, Dobo, Sorong, Papua dan daerah-daerah berpotensi lainnya.
Unit usaha ini memberdayakan lebih dari 100.000 nelayan kecil hingga nelayan besar di seluruh Indonesia. Pada 2006, KML Food juga mengembangkan, pengolahan bakso seafood di Semarang dan unit pengolahan surimi (sari pati ikan) di Kabupaten Lamongan (2009), Rembang, Jawa Tengah (2012) dan di Tuban (2015).
Baca Juga: Izin Pengolahan Ikan Semakin Mudah dan Terintegerasi
Lihat Juga :