Pemerintah Alihkan Saham BMRI dan BBRI Rp45 Triliun ke INA
Sabtu, 25 Desember 2021 - 20:00 WIB
"Tanggal transaksi pada 23 Desember 2021 dengan tujuan pemenuhan PP 74/2020 dan PP 111/2021 dan status kepemilikan langsung," tulis perseroan.
Dengan pengalihan saham ini, INA menjadi pemegang saham Bank Mandiri dengan porsi kepemilikan sebesar 8 persen. Bersamaan dengan laporan BMRI, Pemerintah RI juga mengalihkan 5,5 miliar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau setara 3,63 persen kepada INA.
Baca Juga: IHSG Sepekan Bergerak di Zona Merah, Omicron Jadi Biang Kerok
Usai transaksi, Pemerintah RI genggam 60,61 miliar saham BBRI atau setara 53,19 persen, dari sebelumnya sebanyak 86,11 miliar atau setara 56,82 persen. Harga pengalihan saham BBRI yakni Rp4.061 per lembar saham, sehingga total transaksi yakni Rp22,33 triliun
Dengan pengalihan saham ini, INA menjadi pemegang saham Bank Mandiri dengan porsi kepemilikan sebesar 8 persen. Bersamaan dengan laporan BMRI, Pemerintah RI juga mengalihkan 5,5 miliar saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau setara 3,63 persen kepada INA.
Baca Juga: IHSG Sepekan Bergerak di Zona Merah, Omicron Jadi Biang Kerok
Usai transaksi, Pemerintah RI genggam 60,61 miliar saham BBRI atau setara 53,19 persen, dari sebelumnya sebanyak 86,11 miliar atau setara 56,82 persen. Harga pengalihan saham BBRI yakni Rp4.061 per lembar saham, sehingga total transaksi yakni Rp22,33 triliun
(nng)
Lihat Juga :