Investor Negaranya Erdogan Siap Garap Ruas Tol Trans Sumatera Senilai Rp43,9 Triliun

Minggu, 26 Desember 2021 - 12:34 WIB
Terutama, pada sekitar proyek pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang, serta pembahasan mengenai detail usulan proyek yang akan dikolaborasikan dengan kontraktor asal Turki. Herry menjelaskan, nantinya Kementerian PUPR bersama dengan PT Hutama Karya (Persero) akan membahas kelanjutan kerja sama dengan Turki.

"Bersama dengan HK kita membahas rencana kerja sama. Meski demikian ini baru merupakan tahapan awal penjajakan kerja sama, sehingga kita ajak mereka untuk survei kondisi lapangan. Selain itu, masih banyak hal-hal yang perlu dilengkapi untuk dapat merealisasikan kerja sama ini nantinya," ujar Herry dikutip dalam laman resmi Huta Karya, Minggu (26/12/2021).

Herry mengaku, salah satu delegasi Turki, Ali Koray Erden (Group CFO, ERG İnşaat Ticaret ve Sanayi) telah menyampaikan minatnya untuk berkolaborasi dengan Kementerian PUPR dan Hutama Karya selaku owner JTTS.

Selain Turki, pemerintah jug tengah menawarkan investasi JTTS kepada Amerika Serikat. Tawaran tersebut usai Presiden Jokowi meminta seluruh pembangunan jalan tol Trans Sumatera segera dirampungkan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony John Blinken. Dalam kesempatan tersebut, Luhut menawarkan agar otoritas AS bisa berinvestasi ke Tol Trans Sumatera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!