OJK Beberkan Fokus Pengembangan Pasar Modal di 2022

Senin, 03 Januari 2022 - 11:18 WIB
"Perluasan UMKM terus kami lakukan. Keempat derivatif pasar akan kami juga kembangkan, dan juga kita akan menyelesaikan counterparty kliring pada 2022, kebijakan itu tidak akan efektif apabila tidak ada sinergi pemangku kepentingan sehingga kami mengundang untuk kita bersama-sama mendukung itu," jelasnya.

Baca Juga: Nasabah Merasa Dizalimi Bank, Wimboh: Silakan Lapor OJK

Perlu diketahui, pencapaian diluar dugaan juga terjadi pada pertumbuhan investor pasar modal yang sudah naik, di 2020 hanya 3,8 juta namun sekarang sudah 7,5 juta di 2021. "Menunjukkan bahwa banyak investor terutama investor ritel dan ini bahwa milenial yang tadinya banyak konsumsi jadi banyak nabung terutama di saham dan juga di tabungan," katanya.

Penghimpunan dana pasar modal juga luar biasa mencapai Rp363,3 triliun dari 194 emiten yang bersumber dari sektor teknologi dan keuangan.

"Ini adalah engine growth kita ke depan, disamping itu ini jauh lebih tinggi dibanding tahun 2020 yang hanya Rp118 triliun bahkan ini sejarah di pasar modal ini lebih tinggi dari kredit di 2021 yang hanya Rp228 triliun, mudah-mudahan ini tanda yang bagus untuk investasi kedepan," kata Wimboh.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!