Jadikan 2022 Tahun Peternakan, Mentan SYL Dorong Percepatan Kinerja Program PKH

Kamis, 06 Januari 2022 - 16:16 WIB
“Pada tahun 2022 akan di lakukan piloting di sentra pengembangan walet melalui fokus Intervensi (pengolahan dan Pemasaran) di Lokasi NTB, NTT, Kalteng, Kalimantan Barat dan Sulsel,” ujar Nasrullah.

Kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi Kegiatan dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Utama Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2022 ini dilaksanakan bersamaan dengan pengukuhan Jaringan Pertanian Nasional (JPN) sebagai bagian dari pendekatan dalam membangun komunikasi untuk memajukan pertanian.

Baca Juga: Kementan Beri Bantuan Petani dan Peternak Terdampak Erupsi Semeru

Menteri Pertanian selaku Ketua Dewan Pembina Nasional JPN berharap JPN sebagai infrastruktur yang menjadi kekuatan-kekuatan masyarakat dapat menjadi mata petani, mulut petani dan telinga petani dalam Komda dan saling besinergi dalam pembangunan pertanian.

Anggota JPN merupakan generasi milenial dengan usia dibawah 40 tahun dengan struktur organisasi JPN terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Nasional, dan Komisariat Daerah di setiap kabupaten.

Dalam kegiatan Rakor dan Pengukuhan JPN ini, Ditjen PKH juga memberikan penghargaan kepada 6 (enam) orang pelaku usaha milenial dan pelaku usaha UMKM yang telah mendukung ekspor komoditas peternakan sebagai wujud apresiasi. Komoditas peternakan yang diekspor antara lain olahan daging domba dan sapi, kelinci hias dan pedaging, Black Soldier Fly, olahan susu (keju), kambing, dan telur asin.

Sedangkan negara tujuan ekspor seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Singapura, Selandia Baru, Prospek Mesir dan Turki.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan mempererat kerjasama antar kementerian/lembaga dan petani dalam menjadikan dunia Peternakan menjadi lebih baik," pungkas SYL.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!