Kemenhub Targetkan Terminal Kijing Beroperasi Akhir 2020
Kamis, 11 Juni 2020 - 16:00 WIB
Menurutnya, meskipun beberapa bulan terakhir Indonesia masih dilanda wabah pandemi Covid-19 namun pembangunan infrastruktur di Indonesia termasuk pembangunan Terminal Kijing terus berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Pembangunan Terminal Kijing yang dilaksanakan oleh Pelindo II ini dilakukan secara bertahap. Pada Tahap Pertama total investasi pembangunan adalah sebesar Rp14,45 triliun dan ditargetkan akan mulai beroperasi sebagian pada akhir Tahun 2020.
"Adapun rencana pembangunan Kijing ini meliputi pembangunan sisi laut (offsshore) dan pembangunan sisi darat (Onshore) yang berada di dalam lahan seluas 200 ha tersambung oleh trastle sepanjang 3,5 km," katanya.
Subagiyo juga menjelaskan beberapa fasilitas yang akan dibangun di Terminal Kijing ini nantinya meliputi empat Zona yaitu Zona Petikemas dengan total kapasitas 1.950.000 Teus/tahun (Tahap I: 950 Teus/tahun dan Tahap II: 1.000.000 Teus/tahun), Zona Curah Cair dengan total kapasitas sebesar 12.180.000 ton/tahun (Tahap I: 8.340.000 ton/tahun dan Tahap II: 3.840.000 ton/tahun), Zona Kering dengan total kapasitas sebesar 15.000.000 ton/tahun, dan Zona Multipupose dengan total kapasitas sebesar 1.000.000 ton/tahun (Tahap I: 500.000 Ton/Tahun, Tahap II: 500.000 Ton/Tahun).
Sedangkan pada tahap pertama (Tahap Inisial), lanjut Subagiyo beberapa fasilitas yang dibangun antara meliputi lapangan Terminal Petikemas ukuran 1.000 m x 100 m, lapangan sisi darat seluar 13, 8 Ha, Trestle ukuran 3.450 x 19,8 m, dengan estimasi kapasitas pada terminal petikemas sebanyak 500.000 Teus dan estimasi kapasitas Terminal Multipurpose sebanyak 500.000 ton.
Pembangunan Terminal Kijing yang dilaksanakan oleh Pelindo II ini dilakukan secara bertahap. Pada Tahap Pertama total investasi pembangunan adalah sebesar Rp14,45 triliun dan ditargetkan akan mulai beroperasi sebagian pada akhir Tahun 2020.
"Adapun rencana pembangunan Kijing ini meliputi pembangunan sisi laut (offsshore) dan pembangunan sisi darat (Onshore) yang berada di dalam lahan seluas 200 ha tersambung oleh trastle sepanjang 3,5 km," katanya.
Subagiyo juga menjelaskan beberapa fasilitas yang akan dibangun di Terminal Kijing ini nantinya meliputi empat Zona yaitu Zona Petikemas dengan total kapasitas 1.950.000 Teus/tahun (Tahap I: 950 Teus/tahun dan Tahap II: 1.000.000 Teus/tahun), Zona Curah Cair dengan total kapasitas sebesar 12.180.000 ton/tahun (Tahap I: 8.340.000 ton/tahun dan Tahap II: 3.840.000 ton/tahun), Zona Kering dengan total kapasitas sebesar 15.000.000 ton/tahun, dan Zona Multipupose dengan total kapasitas sebesar 1.000.000 ton/tahun (Tahap I: 500.000 Ton/Tahun, Tahap II: 500.000 Ton/Tahun).
Sedangkan pada tahap pertama (Tahap Inisial), lanjut Subagiyo beberapa fasilitas yang dibangun antara meliputi lapangan Terminal Petikemas ukuran 1.000 m x 100 m, lapangan sisi darat seluar 13, 8 Ha, Trestle ukuran 3.450 x 19,8 m, dengan estimasi kapasitas pada terminal petikemas sebanyak 500.000 Teus dan estimasi kapasitas Terminal Multipurpose sebanyak 500.000 ton.
Lihat Juga :