Sambut 2022, Transformasi Digital Peruri Bakal Lebih Matang
Sabtu, 22 Januari 2022 - 05:40 WIB
Memasuki tahun 2022, Peruri mengusung tema Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) atau mengakselerasi pertumbuhan kinerja Peruri dengan cara bertransformasi secara penuh sebagai fondasi dari model bisnis baru di era digital. Foto/Dok
JAKARTA - Memasuki tahun 2022, Peruri mengusung tema Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) “Accelerating Growth and Performance” atau mengakselerasi pertumbuhan kinerja Peruri dengan cara bertransformasi secara penuh sebagai fondasi dari model bisnis baru di era digital .
Artinya yang awalnya bisnis Peruri mengandalkan bisnis penugasan dari pemerintah untuk melakukan pencetakan uang Rupiah dan dokumen sekuriti milik negara, kini Peruri telah bertransformasi dengan memperluas portofolio bisnis dengan memberikan layanan digital solutions dengan market yang lebih kompetitif.
Baca Juga: Peruri Berhasil Perkuat Positioning sebagai Penjamin Keaslian
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya kepada Kementerian BUMN selaku pemilik modal perusahaan dalam Rapat Pembahasan Bersama (RPB) untuk membahas KPI Perusahaan serta kesiapan menjalani bisnis sepanjang 2022. Turut hadir dalam rapat ini Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Khoerur Roziqin, Dewan Direksi serta Dewan Pengawas Peruri.
Artinya yang awalnya bisnis Peruri mengandalkan bisnis penugasan dari pemerintah untuk melakukan pencetakan uang Rupiah dan dokumen sekuriti milik negara, kini Peruri telah bertransformasi dengan memperluas portofolio bisnis dengan memberikan layanan digital solutions dengan market yang lebih kompetitif.
Baca Juga: Peruri Berhasil Perkuat Positioning sebagai Penjamin Keaslian
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya kepada Kementerian BUMN selaku pemilik modal perusahaan dalam Rapat Pembahasan Bersama (RPB) untuk membahas KPI Perusahaan serta kesiapan menjalani bisnis sepanjang 2022. Turut hadir dalam rapat ini Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Khoerur Roziqin, Dewan Direksi serta Dewan Pengawas Peruri.
Lihat Juga :