Kisah Nyata, Ibu-ibu Kalap Berburu Minyak Goreng Rp14.000 sampai Bawa Anak Cucu

Sabtu, 22 Januari 2022 - 15:01 WIB
Baca Juga: Pedagang Pasar Ngeluh, Belum Bisa Jual Harga Minyak Goreng Rp14.000 per Liter

Febri menerangkan, bahwasanya pihak kasir pun mengetahui tindakan panic buying yang dilakukan para pembeli dengan cara memanfaatkan anggota keluarga sendiri. Jika hal itu terjadi, kata Febri, pihak kasir akan menolak proses pembayaran.

"Kita pegawai sini sebenernya sudah tahu kalau ada pembeli yang beli minyak dalam jumlah banyak. Kalau di kasir kan ketahuan. Mereka saling tegur sapa atau ngobrol. Dan ada juga yang di dalam troli tuh banyak minyak tapi waktu bayar, orangnya beda-beda," bebernya.

Baca Juga: Ada Dugaan Kartel, KPPU: Kebijakan Minyak Goreng 1 Harga Bukan Solusi

Tambah Febri, sejak hari pertama program pemerintah ini berjalan, pembeli yang datang mayoritas membeli minyak goreng. Terlihat dari isi troli yang di bawa oleh para pembeli. "Rata-rata di troli mereka pasti ada minyak goreng. Sudah sejak hari pertama tuh begitu," tukasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!