Kinerja Ekspor Indonesia Diyakini Bakal Naik Meski Dihantam Pandemi

Kamis, 11 Juni 2020 - 16:42 WIB
"Hal ini juga ditunjukkan oleh volume ekspor yang mengalami penurunan 6,6% baik penurunan volume ekspor migas sebesar 3,7% maupun penurunan ekspor nonmigas sebesar 6,7%," tuturnya.

Selain itu, ekspor tersebut juga diperkirakan merupakan realisasi transaksi pembelian sebelumnya dimana hasil produksi yang diekspor tersebut merupakan hasil yang sudah diproduksi menggunakan bahan baku yang tersedia.

Baca Juga: Wabah Covid-19, Berpotensi Ganggu Investasi Tambang

"Oleh sebab itu untuk menjamin keberlanjutan ekspor, ketersediaan kebutuhan bahan baku bagi industri yang berorientasi ekspor perlu dijaga. Penurunan impor terutama bahan baku perlu diperhatikan juga dalam hal ini, mengingat hambatan suplai bahan baku terus berlanjut maka akan menggangu proses produksi industri di dalam negeri. Ini akan berdampak terhadap ekspor," jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah juga akan melindungi industri dalam negeri dari lonjakan impor dengan pengawasan yang ketat. "Kalau ada barang yang sampai menggangu industri, kita akan stop. Sekarang saya sedang melakukan pengetatan atau pengendalian impor apabila itu tidak menunjang industri kita. Kami berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menyikapi hal tersebut," jelas Mendag.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!