Pengakuan 100 Orang Terkaya di Dunia: Sistem Pajak Saat Ini Tidak Adil
Rabu, 26 Januari 2022 - 05:31 WIB
Dalam laporan Oxfam, menerangkan pendapatan kelompok termiskin di dunia justru semakin menyusut dan telah menyebabkan kematian 21.000 orang setiap hari. Di sisi lain 10 orang terkaya di dunia memiliki harga dua kali lipat lebih banyak secara kolektif mereka sejak Maret 2020.
Baca Juga: 160 Juta Orang Jatuh Miskin Akibat Pandemi, Tapi Harta Orang Kaya Naik 2 Kali Lipat
Kelompok yang tergabung dalam Miliarder Patriotik mengklaim telah memajaki 119.000 orang terkaya di Inggris dan berhasil mengumpulkan 43,71 miliar pounds per tahun. Mereka menyarakan, dana tersebut dapat digunakan untuk membayar gaji 50.000 perawat dan memperluas kredit.
Dikatakan secara global, dana sebesar USD2,52 triliun dapat mengangkat 2,3 miliar orang keluar dari kemiskinan dan membuat vaksin yang cukup untuk dunia.
"Untuk pemerataan kesejahteraan untuk semuanya, sudah waktunya bagi kita memperbaiki kesenjangan yang semakin melebar. Sudah waktunya kita memajaki orang kaya," orang pengusaha Inggris dan anggota pendiri Patriotic Millionaires, Gemma McGough seperti dilansir BBC.
Baca Juga: 160 Juta Orang Jatuh Miskin Akibat Pandemi, Tapi Harta Orang Kaya Naik 2 Kali Lipat
Kelompok yang tergabung dalam Miliarder Patriotik mengklaim telah memajaki 119.000 orang terkaya di Inggris dan berhasil mengumpulkan 43,71 miliar pounds per tahun. Mereka menyarakan, dana tersebut dapat digunakan untuk membayar gaji 50.000 perawat dan memperluas kredit.
Dikatakan secara global, dana sebesar USD2,52 triliun dapat mengangkat 2,3 miliar orang keluar dari kemiskinan dan membuat vaksin yang cukup untuk dunia.
"Untuk pemerataan kesejahteraan untuk semuanya, sudah waktunya bagi kita memperbaiki kesenjangan yang semakin melebar. Sudah waktunya kita memajaki orang kaya," orang pengusaha Inggris dan anggota pendiri Patriotic Millionaires, Gemma McGough seperti dilansir BBC.
(akr)
Lihat Juga :