Ratusan Bankir Kumpul, Bahas Masa Depan Perbankan di Era Digital

Rabu, 26 Januari 2022 - 15:33 WIB
OJK mendefinisikan bank digital sebagai Bank Berbadan Hukum Indonesia (BHI) yang menyediakan dan menjalankan kegiatan usaha yang utamanya melalui saluran elektronik tanpa kantor fisik atau kantor pusat, atau dapat menggunakan kantor fisik yang terbatas. Ini artinya semua stake holder termasuk para bankir harus siap mengupgrade diri dalam menjawab semua tantangan digital ini.

"Bahwa kebutuhan jasa perbankan hingga 30 tahun ke depan masih akan tetap ada. Namun, cara melayani bank melayani nasabah akan berbeda karena proses digitalisasi. Inovasi dalam teknologi juga akan terus mengalami kemajuan, hanya dengan satu tombol saja semua bisa langsung terjadi. Terbukti di tengah pandemic covid-19 proses perbankan bisa dilakukan dengan cepat," kata Ketua IBI, Haryanto T Budiman dalam sambutannya.

Di gelaran acara tesebut, narasumber yang dihadirkan dalam talkshow ini juga sangat relevan dengan tema yang diangkat, narasumber pertama adalah Timothy Utama, managing Director Bank Mandiri. Bank Mandiri merupakan bank milik pemerintah terbesar kedua di Indonesia.

Dengan struktur yang sudah establish, Bank Mandiri tidak mau ketinggalan dalam bertransformasi ke dunia digital, Memasuki usia 23 tahun Bank Mandiri telah melakukan lompatan besar untuk menyediakan solusi perbankan digital kepada nasabah.

Narasumber kedua adalah adalah Karim Siregar, CEO Bank JAGO, sebuah bank yang lahir di 2020 dan menyematkan diri sebagai sebuah bank digital. Langkahnya dalam memilih Bank kecil untuk dirubah menjadi bank digital dan memberikan layanan digital di era transisi membuat bank jago langsung melesat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!