Omicron di Indonesia Tembus 2.000 Kasus, Luhut Pastikan BOR Terkendali

Minggu, 30 Januari 2022 - 08:53 WIB
Di tengah merebaknya varian omicron, pemerintah memastikan BOR masih terkendali. Foto/Dok MPI/Aldhi Chandra
JAKARTA - Kasus Covid-19 dari varian Omicron terus meningkat hingga tembus 2.000 kasus di Indonesia. Namun, pemerintah memastikan bed occupancy rate (BOR) terkendali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang juga kordinator PPKM Jawa-Bali mengatakan, varian Omicron belum berdampak besar bagi pertambahan kasus Covid-19 di Tanah Air. Dia menyebut Omicron hanya menyumbang sekitar 10% dari total kasus Covid-19.



“Sebenarnya kasus konfirmasi Omicron sudah kelihatan masuk, dan dari data yang kami dapat kemarin angkanya lebih dari 1.900 kasus Omicron sudah ada di Indonesia,” kata Luhut dalam Sidang MPL PGI secara virtual, dikutip Minggu (30/1/2022).

Baca juga: Satgas Covid-19: Hasil Uji Sequencing, Varian Omicron Sudah Mendominasi

Meski kasus konfirmasi Omicron terus meningkat, sambung Luhut, pemerintah masih dapat mengendalikan dengan aman. “Penurunannya pun masih cukup bagus 87% dan kami bisa pastikan masih terjaga dan untuk BOR di rumah sakit juga masih terkendali,” tambahnya.

Luhut menyontohkan di DKI Jakarta, BOR atau tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit masih terkendali dengan angka di bawah 37%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!