Sama-sama Mahal, Pedagang Pasar di Tasik Pilih Jual Minyak Goreng Curah
Minggu, 30 Januari 2022 - 20:02 WIB
Dia pun berharap ke depan pemerintah akan terus menggulirkan subsidi secara merata dan menjangkau pelaku pasar tradisional sehingga pedagang dan konsumen juga dapat merasakan minyak dengan harga murah tersebut.
Baca juga: Polres Majalengka Tindak Tegas Pedagang Nakal yang Timbun Minyak Goreng
“Ya harapan ke depannya pemerintah bisa secepatnya menurunkan harga, kan kasihan juga sama masyarakatnya gitu. Bisa lebih merata dan bisa dirasakan semua kalangan tak hanya di pasar modern, pasar tradisional juga lebih terjangkau,” tutur Alex.
Sebagai informasi, pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi guna menekan harga minyak goreng yang melambung hingga tembus Rp20.000 per liter. Melalui subsidi tersebut, lahirlah kebijakan minyak goreng satu harga yang dibanderol Rp14.000 per liter.
Minyak goreng murah tersebut tersedia di ritel modern mulai 19 Januari lalu dan di pasar tradisional mulai 26 Januari. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Minyak goreng Rp14.000 per liter sangat sulit dijumpai di pasar tradisional maupun ritel modern.
Baca juga: Polres Majalengka Tindak Tegas Pedagang Nakal yang Timbun Minyak Goreng
“Ya harapan ke depannya pemerintah bisa secepatnya menurunkan harga, kan kasihan juga sama masyarakatnya gitu. Bisa lebih merata dan bisa dirasakan semua kalangan tak hanya di pasar modern, pasar tradisional juga lebih terjangkau,” tutur Alex.
Sebagai informasi, pemerintah memutuskan untuk memberikan subsidi guna menekan harga minyak goreng yang melambung hingga tembus Rp20.000 per liter. Melalui subsidi tersebut, lahirlah kebijakan minyak goreng satu harga yang dibanderol Rp14.000 per liter.
Minyak goreng murah tersebut tersedia di ritel modern mulai 19 Januari lalu dan di pasar tradisional mulai 26 Januari. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Minyak goreng Rp14.000 per liter sangat sulit dijumpai di pasar tradisional maupun ritel modern.
(ind)
Lihat Juga :