Pengusaha Ritel Buka Suara: Minyak Goreng Langka Bukan Ditimbun, Tapi Karena Ini
Jum'at, 11 Februari 2022 - 11:22 WIB
Roy mengatakan, tidak ada urgensi atau kepentingan mengapa ritel modern harus menahan stok minyak goreng di gudang. Lantaran, gudang peritel sangat terbatas karena berisikan berbagai macam barang.
Selain itu, diterangkan Roy, model bisnis ritel modern adalah pengecer yang langsung menjual produk ke end user atau konsumen akhir. Sehingga tidak akan mungkin menjual barang-barangnya kepada agen atau pihak lain lagi.
"Kami menyayangkan berita dan sangkaan bahwa ritel modern menghambat penyaluran minyak goreng kepada masyarakat, disaat kami mendukung sepenuhnya dan membantu pemerintah untuk mendistribusikan minyak goreng secara merata, terjangkau dan fair, kepada masyarakat," jelasnya.
Diketahui bersama, stok minyak goreng di rak penyimpanan beberapa ritel-ritel modern masih kosong melompong. Ibu-ibu rumah tangga terus mengeluh tak bisa membeli minyak goreng harga murah di ritel.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng Kosong dalam Seminggu, Begini Curahan Pedagang Pasar Jatinegara
Selain itu, diterangkan Roy, model bisnis ritel modern adalah pengecer yang langsung menjual produk ke end user atau konsumen akhir. Sehingga tidak akan mungkin menjual barang-barangnya kepada agen atau pihak lain lagi.
"Kami menyayangkan berita dan sangkaan bahwa ritel modern menghambat penyaluran minyak goreng kepada masyarakat, disaat kami mendukung sepenuhnya dan membantu pemerintah untuk mendistribusikan minyak goreng secara merata, terjangkau dan fair, kepada masyarakat," jelasnya.
Diketahui bersama, stok minyak goreng di rak penyimpanan beberapa ritel-ritel modern masih kosong melompong. Ibu-ibu rumah tangga terus mengeluh tak bisa membeli minyak goreng harga murah di ritel.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng Kosong dalam Seminggu, Begini Curahan Pedagang Pasar Jatinegara
Lihat Juga :