Erick Thohir Siapkan Dua Langkah Strategis Selesaikan Perkara Proyek Blast Furnace di KRAS
Senin, 14 Februari 2022 - 16:59 WIB
Sebelumnya ada investor asal China yang ditargetkan mengelola proyek tersebut. Malangnya upaya itu gagal lantaran harga baja dunia naik signifikan. Menurut Silmy, keberadaan investor baru akan membantu fasilitas hulu dan hilir (ironmaking and steelmaking) emiten dengan kode saham KRAS itu.
"Ada beberapa pihak asing yang berminat bekerja sama di ironmaking and steelmaking Krakatau Steel. Ini adalah juga untuk mengurangi risiko kita pada proyek tersebut karena sudah terlalu banyak uang yang digunakan yang masuk dalam proyek ini (Blast Furnace)," ungkap dia.
Langkah penyelesaian proyek tanur tinggi, lanjut Silmy, dimulai dengan mencari mitra. Pasalnya, fasilitas proyek dimiliki perusahaan. berjalan. Kemudian manajemen harus melakukan investasi tambahan untuk basic oksigen furnace sebesar USD100 juta.
"Berhubung kita lagi restrukturisasi dan kita harus mengoptimalisasi keuangan yang ada untuk melakukan transformasi, maka kita utamakan langkah-langkah yang bisa memberikan dampak cepat bagi KRAS" tutur dia.
Di sisi hukum, Erick Thohir pun sudah melaporkan kepada Kejaksaan Agung melakukan penyelidikan atas perkara Blast Furnace saat ini. Pasalnya, ada dugaan praktik korupsi yang terjadi.
"Arahan Menteri BUMN (Erick Thohir) juga untuk melihat apa penyebabnya dari sudut pandang hukum. Sehingga Kementerian BUMN juga melibatkan gedung bundar (Kejaksaan Agung)," kata Silmy.
"Ada beberapa pihak asing yang berminat bekerja sama di ironmaking and steelmaking Krakatau Steel. Ini adalah juga untuk mengurangi risiko kita pada proyek tersebut karena sudah terlalu banyak uang yang digunakan yang masuk dalam proyek ini (Blast Furnace)," ungkap dia.
Langkah penyelesaian proyek tanur tinggi, lanjut Silmy, dimulai dengan mencari mitra. Pasalnya, fasilitas proyek dimiliki perusahaan. berjalan. Kemudian manajemen harus melakukan investasi tambahan untuk basic oksigen furnace sebesar USD100 juta.
"Berhubung kita lagi restrukturisasi dan kita harus mengoptimalisasi keuangan yang ada untuk melakukan transformasi, maka kita utamakan langkah-langkah yang bisa memberikan dampak cepat bagi KRAS" tutur dia.
Di sisi hukum, Erick Thohir pun sudah melaporkan kepada Kejaksaan Agung melakukan penyelidikan atas perkara Blast Furnace saat ini. Pasalnya, ada dugaan praktik korupsi yang terjadi.
"Arahan Menteri BUMN (Erick Thohir) juga untuk melihat apa penyebabnya dari sudut pandang hukum. Sehingga Kementerian BUMN juga melibatkan gedung bundar (Kejaksaan Agung)," kata Silmy.
Lihat Juga :