Teten Ekspor Perdana 27 Ton Ikan ke China

Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:04 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan kick off pelepasan ekspor ikan ke China. Foto/Dok.
JAKARTA - Masa pandemi Covid-19, seluruh negara di dunia mengalami perlambatan ekonomi, termasuk Indonesia. Namun kini memasuki era new normal, secara bertahap percepatan pemulihan UKM mulai berjalan, seiring dengan dilakukannya kick off ekspor perdana ikan tenggiri dan ikan layur ke China.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan telah melakukan kick off dengan mengekspor 27 ton ikan tenggiri dan ikan layur ke China, merupakan reaktifasi kegiatan ekonomi.



Menurutnya, kerja sama ekspor tersebut dilakukan oleh Grup PT Anugerah Tangkas Transportindi (ATT) melalui Andalan Ekspor Indonesia (AeXI) Hub.

"Ini adalah kick off untuk mulai reaktifasi kegiatan ekonomi, terutama untuk ekspor. PT ATT dengan AeXI Hub ekspor untuk UMKM sudah kerja sama dengan Rumah Perubahan mengkonsolidasi produk nelayan dari berbagai daerah; diaspora yang mencarikan market di China. Ini adalah kolaborasi yang bagus dan memang untuk mendorong ekspor UMKM," ujar Teten Masduki di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Teten mengakui, UMKM tidak bisa sendirian dalam melakukan ekspor, sehingga dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak, agar semakin tumbuh dan berkembang. Apalagi menurutnya, pemerintah kini tengah menggenjot ekspor produk UMKM. Ditargetkan tahun ini sebesar 14% dan akan meningkat 2 kali lipat di tahun 2024.

Adapun, potensi perikanan di Indonesia melimpah, dengan hasil produk sektor perikanan, 96% adalah UMKM. Sementara market pasar di China yang bagus harus dimanfaatkan untuk bisa menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Baca: Gairahkan Pariwisata, Luhut Incar Wisatawan Tajir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!