Adu Hemat LPG Vs Kompor Listrik, Cek Mana yang Lebih Irit?

Selasa, 15 Februari 2022 - 17:15 WIB
Harga LPG terkesan murah karena disubsidi oleh APBN. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - PT PLN mendorong masyarakat beralih menggunakan kompor induksi atau kompor listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Selain mengurangi ketergantungan impor LPG, angka subsidi LPG juga bisa berkurang.

Namun, masih banyak persepsi soal kompor listrik yang dinilai lebih mahal dibandingkan LPG. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, harga LPG terkesan murah karena disubsidi oleh APBN.



"Saat ini, pemakaian LPG memang dianggap seakan-akan lebih murah dari kompor listrik. Padahal kalau dicermati, harga LPG di pasaran adalah harga dengan subsidi dari APBN," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga: Saat Jokowi Kesal, Indonesia Kaya Gas Tapi Impor LPG Jalan Terus

Harga keekonomian LPG sebelum disubsidi APBN adalah Rp 13.500 per kg, yang kemudian Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG subsidi dibanderol Rp 7.000 per kg. Artinya, pemerintah mengeluarkan anggaran Rp 6.500 untuk subsidi per kg LPG.

"Jadi seakan-akan LPG ini lebih murah dari kompor listrik. Padahal ini membebani APBN. Ada komponen subsidi dari APBN sekitar Rp 6.500," ujar Darmawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!