PLN Genjot Pembangunan Saluran Transmisi 150 kV di Kalimantan Barat
Minggu, 14 Juni 2020 - 07:01 WIB
"Jaringan SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan 150 kV ini akan selesai lebih dahulu dibandingkan dengan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau," tutur Rachmad Lubis dalam siarah pers yang dikutip Minggu (14/6/2020).
(Baca Juga: Bahagia, Warga Distrik Kaureh Papua Kini Nikmati Listrik 24 Jam)
Selain itu, SUTT 150 kV Tayan-Sanggau yang berada di sisi utara Kalimantan Barat telah mencapai 96% tahap pengerjaan. Total terdapat 235 tower yang berdiri dengan panjang jaringan mencapai 77,58 km yang membentang di 19 desa, 5 kecamatan, dan 1 kabupaten. Jaringan transimisi ini akan menyalurkan listrik dari Gardu Induk (GI) 150 kV Tayan dan Sanggau.
Rachmad mengatakan, beroperasinya jaringan-jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan dan kestabilan listrik serta mendukung berbagai aktivitas keseharian masyarakat diberbagai bidang. "Pasokan listrik yang andal juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik," ujarnya.
(Baca Juga: Bahagia, Warga Distrik Kaureh Papua Kini Nikmati Listrik 24 Jam)
Selain itu, SUTT 150 kV Tayan-Sanggau yang berada di sisi utara Kalimantan Barat telah mencapai 96% tahap pengerjaan. Total terdapat 235 tower yang berdiri dengan panjang jaringan mencapai 77,58 km yang membentang di 19 desa, 5 kecamatan, dan 1 kabupaten. Jaringan transimisi ini akan menyalurkan listrik dari Gardu Induk (GI) 150 kV Tayan dan Sanggau.
Rachmad mengatakan, beroperasinya jaringan-jaringan transmisi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan dan kestabilan listrik serta mendukung berbagai aktivitas keseharian masyarakat diberbagai bidang. "Pasokan listrik yang andal juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :