Rusia-Ukraina Perang, Harga CPO Meroket Lebih dari 4%

Kamis, 24 Februari 2022 - 15:22 WIB
"Selama masalah Rusia-Ukraina tidak diselesaikan dalam waktu dekat, kami akan terus melihat rekor tertinggi barunya, tetapi ini bisa menjadi jangka pendek," kata seorang pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, dilansir Reuters, Kamis (24/2/2022).

Baca juga: Rusia Gempur Ukraina, Ini 10 Update Terpenting Invasi

Harga akan secara otomatis merosot apabila tidak ada sentimen yang membuat pasar CPO mempertahankan tren bullish-nya. Ketidakpastian pasokan di tengah konflik juga mendongkrak harga minyak bunga matahari dan minyak kedelai.

Kontrak minyak kedelai di Bursa Dalian China naik 3,4%, sementara kontrak minyak CPO naik 3,2%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga melompat 2,7%. Selain karena sentimen geopolitik, pasar komoditas CPO juga terbebani derasnya permintaan ekspor di tingkat global.

Data surveyor kargo Societe Generale de Surveillance baru-baru ini juga mencatat tingkat ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1 - 20 Februari 2022 naik 30,5% dibandingkan periode sama pada bulan Januari 2022 lalu.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!