Harga Batu Bara Melejit Usai Amerika dan Eropa Jatuhkan Sanksi ke Rusia
Jum'at, 25 Februari 2022 - 19:01 WIB
Sanksi ekonomi AS dan Eropa terhadap Rusia turut berpengaruh dalam melejitkan harga komoditas batu bara. Pasalnya, pemakaian energi fosil ini akan kembali dipertimbangkan apabila pasokan energi gas dari Rusia terputus.
Indonesia sebagai salah satu eksportir baru bara terbesar dunia juga dinilai bakal mendapatkan manfaat dari kenaikan harga komoditas ‘emas hitam’ tersebut.
"Kita tahu bahwa Indonesia adalah salah satu negara terbesar untuk ekspor nikel, kemudian batu bara, kemudian timah, ini akan menopang ekonomi makro Indonesia," kata Direktur PT TRFX Berjangka Ibrahim Assuabi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (24/2/2022).
Baca juga: Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terbesar Sepanjang Sejarah ke Rusia
Seperti diketahui, Rusia merupakan pemasok terbesar gas alam di Eropa. Data Refinitiv juga menunjukkan Negeri Beruang Merah juga pemasok batu bara di Eropa.
Ketika harga gas naik dan sanksi diterbitkan, maka perusahaan di Eropa kemungkinan akan cenderung beralih ke batu bara, di tengah upaya mereka menggencarkan pemakaian energi baru terbarukan (EBT).
Indonesia sebagai salah satu eksportir baru bara terbesar dunia juga dinilai bakal mendapatkan manfaat dari kenaikan harga komoditas ‘emas hitam’ tersebut.
"Kita tahu bahwa Indonesia adalah salah satu negara terbesar untuk ekspor nikel, kemudian batu bara, kemudian timah, ini akan menopang ekonomi makro Indonesia," kata Direktur PT TRFX Berjangka Ibrahim Assuabi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (24/2/2022).
Baca juga: Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Ekonomi Terbesar Sepanjang Sejarah ke Rusia
Seperti diketahui, Rusia merupakan pemasok terbesar gas alam di Eropa. Data Refinitiv juga menunjukkan Negeri Beruang Merah juga pemasok batu bara di Eropa.
Ketika harga gas naik dan sanksi diterbitkan, maka perusahaan di Eropa kemungkinan akan cenderung beralih ke batu bara, di tengah upaya mereka menggencarkan pemakaian energi baru terbarukan (EBT).
Lihat Juga :