Dugaan Konflik Lahan Sawit di Jambi, Ini Kata Warga dan Suku Anak Dalam

Minggu, 27 Februari 2022 - 10:48 WIB
Ilustrasi kebun kelapa sawit. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Kelapa sawit sebagai komoditas strategis berkembang pesat di Indonesia. Keberadaan kebun sawit di sejumlah daerah di Tanah Air pun diharapkan mampu mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sarolangun dan Merangin, Jambi, yang dikelola PT Sari Aditya Loka (PT SAL) berupaya memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat sekitar.



Tak hanya berdampak positif pada perekonomian masyarakat, perusahaan ini juga membantu pembangunan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan hingga dukungan bantuan sembako di masa pandemi Covid-19.

“Sejauh ini hubungan di tempat kami dengan pihak perusahaan dari PT SAL masih berjalan dengan sangat baik. Belum pernah ada terdengar konflik lahan,” kata Kepala Desa Lubuk Jering Suseno, dikutip Minggu (27/2/2022).

Baca juga: Panen Sawit di Riau, Airlangga: Indonesia Kuasai 58% Pangsa Pasar Dunia

Dia merasa kehadiran PT SAL di wilayahnya telah memberikan kontribusi nyata. “Saya melihat kontribusi PT SAL terhadap masyarakat Air Hitam dan warga SAD (Suku Anak Dalam) sudah cukup banyak memberikan bantuan,” imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!