Dorong Kesetaraan Gender, Sri Mulyani Tekankan Negara Harus Hadir
Senin, 07 Maret 2022 - 20:13 WIB
"Kemudian sekolah juga harus diperhatikan. Namun, dalam kondisi ekonomi yang tidak semua sama, ini sering keluarga harus memutuskan siapa yang harus sekolah, dan biasanya yang didahulukan adalah anak laki-laki," tutur mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu.
Baca juga: 4 Sniper Perempuan Rusia Paling Mematikan, Nomor 1 Habisi 309 Nyawa
Oleh karena itu, menurut Menkeu, negara harus hadir memberikan fasilitas sekolah yang sama kepada seluruh masyarakat yang terkendala biaya.
Tak cuma itu, negara juga berkewajiban memberikan kepastian agar perempuan dapat mengklaim haknya tanpa dibedakan dengan laki-laki.
"Pemberian maternity leave (cuti hamil, melahirkan dan nifas), lalu konstruksi APBN yang tidak hanya menguntungkan laki-laki, kemudian regulasi pemerintah jangan menjadi barrier untuk hak-hak perempuan," tandasnya.
Baca juga: 4 Sniper Perempuan Rusia Paling Mematikan, Nomor 1 Habisi 309 Nyawa
Oleh karena itu, menurut Menkeu, negara harus hadir memberikan fasilitas sekolah yang sama kepada seluruh masyarakat yang terkendala biaya.
Tak cuma itu, negara juga berkewajiban memberikan kepastian agar perempuan dapat mengklaim haknya tanpa dibedakan dengan laki-laki.
"Pemberian maternity leave (cuti hamil, melahirkan dan nifas), lalu konstruksi APBN yang tidak hanya menguntungkan laki-laki, kemudian regulasi pemerintah jangan menjadi barrier untuk hak-hak perempuan," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :